Proyeksi Suhu Udara merupakan produk informasi iklim yang menyajikan gambaran perubahan suhu udara rata-rata tahunan di Indonesia berdasarkan hasil simulasi model iklim global yang telah dikoreksi (bias correction) dan dianalisis oleh BMKG. Informasi ini digunakan untuk mendukung perencanaan pembangunan, pengelolaan sumber daya alam, adaptasi perubahan iklim, serta pengambilan keputusan di berbagai sektor yang sensitif terhadap perubahan suhu.
Peta proyeksi menampilkan estimasi perubahan suhu udara dibandingkan dengan periode normal (baseline) 1976–2005. Pengguna dapat memilih wilayah provinsi maupun kabupaten/kota untuk melihat besaran perubahan suhu pada lokasi yang diinginkan. Data disajikan berdasarkan periode waktu dan skenario emisi gas rumah kaca, sehingga dapat memberikan gambaran potensi perubahan iklim pada masa mendatang.
Cara Membaca Peta
- Judul Peta menunjukkan periode proyeksi dan periode pembanding (baseline), serta skenario perubahan iklim yang digunakan.
- Pilihan Provinsi dan Kabupaten/Kota digunakan untuk memfilter tampilan sesuai wilayah yang ingin diamati.
- Legenda Warna menunjukkan besarnya perubahan suhu udara dalam satuan derajat Celsius (°C).
- Warna kuning menunjukkan perubahan suhu yang relatif kecil.
- Warna oranye menunjukkan peningkatan suhu pada tingkat sedang.
- Warna merah hingga merah tua menunjukkan wilayah yang diproyeksikan mengalami peningkatan suhu lebih tinggi.
- Semakin gelap warna suatu wilayah, semakin besar peningkatan suhu udara yang diproyeksikan terjadi dibandingkan periode normal.
Interpretasi Peta
Sebagai contoh pada tampilan peta Periode 2020–2049 terhadap 1976–2005 dengan Skenario RCP8.5, sebagian besar wilayah Sulawesi Tengah diproyeksikan mengalami kenaikan suhu udara sekitar 0,9–1,3°C. Variasi warna pada peta menunjukkan bahwa besarnya kenaikan suhu tidak selalu sama di setiap wilayah, dipengaruhi oleh kondisi topografi, karakteristik wilayah, serta respons model iklim terhadap perubahan iklim global.
Pemanfaatan Informasi
Informasi proyeksi suhu udara dapat dimanfaatkan untuk:
- Mendukung penyusunan kebijakan adaptasi perubahan iklim.
- Perencanaan sektor pertanian, kehutanan, dan sumber daya air.
- Kajian risiko bencana hidrometeorologi terkait suhu ekstrem.
- Perencanaan pembangunan infrastruktur yang mempertimbangkan perubahan iklim.
- Penelitian dan pengembangan di bidang meteorologi, klimatologi, dan lingkungan.
Catatan: Proyeksi suhu udara merupakan hasil simulasi model iklim berdasarkan skenario emisi tertentu. Informasi ini menggambarkan kondisi yang berpotensi terjadi pada masa mendatang dan bukan merupakan prakiraan cuaca harian atau musiman. Oleh karena itu, hasil proyeksi sebaiknya digunakan sebagai acuan dalam perencanaan jangka menengah hingga jangka panjang.