
Berdasarkan hasil pemantauan kualitas air hujan selama Mei 2026, kondisi derajat keasaman (pH) air hujan di wilayah Lore Tengah dan Palu secara umum berada dalam kategori netral. Nilai pH yang terukur berkisar antara 5,495 hingga 6,125. Sebagian besar sampel menunjukkan nilai pH di atas 5,5, yang menandakan kondisi air hujan masih berada pada rentang normal. Namun, pada salah satu pengamatan di Palu tercatat nilai pH sebesar 5,495 yang tergolong hujan asam karena sedikit berada di bawah ambang batas pH normal air hujan.
Selain pH, pemantauan juga dilakukan terhadap Daya Hantar Listrik (DHL) yang menggambarkan kandungan ion terlarut dalam air hujan. Hasil pengamatan menunjukkan nilai DHL di Lore Tengah berkisar antara 2,23 hingga 2,75 µS/cm, sedangkan di Palu berkisar antara 16,27 hingga 67,84 µS/cm. Nilai DHL di Lore Tengah relatif rendah dan stabil, sementara di Palu cenderung lebih tinggi.
Perbedaan nilai DHL tersebut mengindikasikan bahwa kandungan ion terlarut dalam air hujan di wilayah Palu lebih besar dibandingkan Lore Tengah. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh karakteristik lingkungan dan aktivitas di masing-masing wilayah. Sebagai daerah perkotaan, Palu memiliki sumber partikel dan polutan atmosfer yang lebih beragam dibandingkan wilayah Lore Tengah yang relatif masih alami. Secara keseluruhan, hasil pemantauan menunjukkan bahwa kualitas air hujan selama periode pengamatan masih didominasi oleh kondisi pH netral, meskipun terdapat satu kejadian hujan asam di Palu.