PM10
Rata-rata konsentrasi harian PM10 selama April 2026 tercatat sebesar 29,2 µg/m³. Konsentrasi tertinggi tercatat sebesar 68 µg/m³ pada 18 April 2026, sedangkan konsentrasi terendah sebesar 7 µg/m³ terjadi pada 3 April 2026. Berdasarkan klasifikasi kualitas udara, konsentrasi PM10 didominasi kategori Baik, yaitu sebanyak 29 hari, sedangkan 1 hari berada pada kategori Sedang. Dominasi kategori Baik menunjukkan bahwa kualitas udara dari parameter PM10 pada umumnya relatif bersih dan aman bagi seluruh aktivitas masyarakat. Meskipun demikian, pada hari dengan kategori Sedang, kelompok sensitif seperti penderita asma dan ISPA berpotensi mengalami gangguan ringan pada saluran pernapasan.

PM2.5
Rata-rata konsentrasi harian PM2.5 selama April 2026 tercatat sebesar 28,4 µg/m³. Konsentrasi tertinggi mencapai 57 µg/m³ pada 18 April 2026, sedangkan konsentrasi terendah sebesar 8 µg/m³ tercatat pada 3 April 2026 dan 13 April 2026. Hasil klasifikasi menunjukkan bahwa kualitas udara berdasarkan parameter PM2.5 didominasi kategori Sedang, yaitu sebanyak 26 hari, diikuti kategori Baik sebanyak 3 hari, serta 1 hari berada pada kategori Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kualitas udara secara umum masih aman bagi masyarakat, namun kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, serta penderita asma atau ISPA perlu meningkatkan kewaspadaan karena berpotensi menimbulkan keluhan pernapasan ringan pada saat konsentrasi partikulat meningkat.

Kesimpulan
Secara umum, kualitas udara di Kota Palu selama April 2026 berada pada kategori Baik hingga Sedang, dengan kecenderungan peningkatan konsentrasi partikulat terutama pada pertengahan hingga akhir bulan. Peningkatan konsentrasi tertinggi teramati pada 18 April 2026, baik untuk parameter PM10 maupun PM2.5. Kondisi ini menunjukkan pentingnya pemantauan kualitas udara secara berkelanjutan serta upaya pengendalian sumber emisi, antara lain melalui pengurangan pembakaran terbuka dan pengendalian emisi kendaraan bermotor, guna menjaga kualitas udara tetap baik dan mendukung kesehatan masyarakat.