
Palu, 7 April 2026, Stasiun Pemantau Atmosfer Global Lore Lindu Bariri diundang mengikuti Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pelaksanaan proyek penelitian berjudul "Dampak Kesehatan Terkait Iklim dan Akses Layanan Kesehatan di Provinsi Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah: Mendukung Kebijakan dan Tata Kelola yang Tangguh terhadap Iklim" yang diselenggarakan oleh Tim Climate and Health (C.H. 3.4) Partnership for Australia-Indonesia Research (PAIR) Sulawesi. Acara ini berlangsung di Ruangan Tinombala, Swiss-Belhotel Silae Palu, Jl. Malonda No. 12, Silae, Kec. Ulujadi, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, dan dipimpin oleh Partner Investigator Tim C.H. 3.4, Prof. Rini Rachmawaty, S.Kep., Ns., MN., Ph.D.
Kegiatan ini merupakan pertemuan kedua dari rangkaian proyek penelitian tersebut. Sebelumnya, pertemuan pertama telah dilaksanakan pada tanggal 4–5 Desember 2025 dengan fokus penggalian pemahaman mendalam terkait pengalaman dan persepsi para pemangku kepentingan mengenai dampak perubahan iklim terhadap kesehatan masyarakat dan akses layanan kesehatan di Provinsi Sulawesi Tengah. Pada pertemuan kedua ini, Tim C.H. 3.4 PAIR Sulawesi melakukan member checking terhadap hasil FGD sebelumnya guna memastikan validitas dan keakuratan temuan penelitian kualitatif, sekaligus mensosialisasikan hasil penelitian dan menyampaikan rekomendasi kebijakan dalam bentuk Policy Brief kepada stakeholder terkait sebagai pihak yang memiliki peran strategis dalam pengambilan keputusan di bidang kesehatan.
FGD dimulai pukul 08.30 WITA dan diawali dengan pembukaan, sambutan, serta penjelasan dan pengisian informed consent oleh Partner Investigator Tim Climate and Health (C.H. 3.4). Rangkaian kegiatan selanjutnya diisi dengan paparan hasil analisis data kualitatif, hasil analisis data kuantitatif, serta rekomendasi kebijakan yang telah disusun oleh Tim PAIR kepada para stakeholder yang hadir. Dalam pelaksanaan FGD ini, BMKG tergabung dalam Kelompok 1 yang merepresentasikan unsur Policy Maker, bersama dengan stakeholder strategis lainnya seperti Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah.
Melalui pertemuan kedua ini, Tim Climate and Health (C.H. 3.4) Partnership for Australia-Indonesia Research (PAIR) Sulawesi diharapkan memperoleh validasi atas hasil analisis yang telah dilakukan, sehingga rekomendasi kebijakan yang dihasilkan dapat benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan dan selaras dengan kebutuhan para pengambil kebijakan.
Keterlibatan SPAG Lore Lindu Bariri dalam kegiatan ini merupakan langkah strategis mengingat peran BMKG sebagai penyedia data dan informasi iklim yang sangat dibutuhkan dalam kajian dampak perubahan iklim terhadap kesehatan masyarakat. Melalui forum ini, diharapkan dapat terjalin kerja sama yang berkelanjutan antara sektor iklim dan sektor kesehatan, khususnya dalam pemanfaatan data pemantauan atmosfer dan iklim untuk mendukung sistem kesehatan yang adaptif dan tangguh terhadap perubahan iklim (climate-resilient health system) di wilayah Sulawesi Tengah dan sekitarnya. Sinergi lintas sektor ini diyakini akan memperkuat perumusan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) yang lebih komprehensif dan tepat sasaran dalam menghadapi tantangan perubahan iklim ke depan.