- Details
- Written by: Administrator
- Hits: 2002

Pendahuluan
Perubahan iklim merupakan tantangan global yang memerlukan upaya kolektif lintas sektor, termasuk dari aktivitas sehari-hari seperti memasak. Menurut laporan gabungan dari United Nations Environment Programme (UNEP) dan Food and Agriculture Organization (FAO), jika setengah dari rumah tangga dunia mengadopsi praktik memasak yang lebih efisien, maka jutaan ton emisi gas rumah kaca (GRK) dapat ditekan setiap tahunnya.
- Details
- Written by: Administrator
- Hits: 11551
Krisis iklim bukan lagi isu masa depan. Ia telah menjadi kenyataan yang mengancam keberlanjutan hidup di Bumi, termasuk di Indonesia. Suhu yang meningkat, curah hujan yang tidak menentu, kekeringan, kebakaran hutan, dan naiknya permukaan air laut telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Dalam menghadapi tantangan ini, bangsa Indonesia sesungguhnya memiliki bekal moral dan ideologis yang kuat: Pancasila.
- Details
- Written by: Administrator
- Hits: 89355

Belakangan ini, cuaca tak menentu membuat istilah kemarau basah sering muncul. Fenomena ini terjadi saat hujan masih turun di musim kemarau. Dalam buku Sosiologi Lingkungan Hidup karya Suharko, dijelaskan bahwa anomali cuaca seperti ini bisa terjadi akibat pemanasan global. BMKG memprediksi sebagian wilayah Indonesia akan mengalami kemarau basah pada pertengahan 2025. Kondisi ini bukan musim hujan berkepanjangan, melainkan curah hujan yang tetap terjadi saat seharusnya kemarau, dan dipengaruhi oleh faktor global seperti La Nina. Dampaknya pun signifikan, terutama pada sektor pertanian, sumber daya air, dan potensi bencana.