Palu, 22 - 24 April 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu menggelar Sekolah Lapang Meteorologi Penerbangan (SLMP) Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan pemahaman pemanfaatan informasi cuaca guna mendukung keselamatan, keteraturan dan efisiensi operasional penerbangan.

Informasi meteorologi penerbangan berperan krusial dalam mendukung keselamatan penerbangan. Informasi cuaca yang akurat dapat membantu pilot, operator bandara, dan pemangku kepentingan dalam mengambil keputusan operasional yang tepat.

SLMP 2026  menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan di bidang penerbangan dan kebencanaan. Peserta berasal dari berbagai sektor, termasuk pemerintah daerah, operator bandara, maskapai penerbangan, dan unit teknis BMKG.

Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat mempengaruhi aktivitas penerbangan.

Melalui kegiatan ini, BMKG menekankan pentingnya pemanfaatan data cuaca untuk:

  • Mengurangi risiko kecelakaan penerbangan

  • Meningkatkan efisiensi rute dan waktu tempuh

  • Mendukung operasional bandara yang lebih optimal

Kegiatan Sekolah Lapang Meteorologi Penerbangan 2026 dirancang secara komprehensif melalui kombinasi materi teori dan praktik lapangan. Stasiun Pemantau Atmosfer Global Lore Lindu Bariri menjadi salah satu peserta pada kegiatan ini.

Pada hari pertama, peserta mengikuti pembukaan resmi oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Bapak Drs. Abdul Raaf Malik, M.Si selaku Kepala Biro Perekonomian Prov. Sulawesi Tengah didampingi oleh Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Bapak Dr. Andri Ramdhani, M.Si., secara virtual dan Direktur Meteorologi Penerbangan BMKG, Bapak Achadi Subarkah Raharjo, S.Si serta Wali Kota Palu yang diwakili Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu, Bapak Presly Tampubolon, S.E. Kegiatan selanjutnya bagi peserta ialah pre-test, serta penyampaian materi dari Direktorat Meteorologi Penerbangan BMKG.

Hari kedua difokuskan pada praktik langsung melalui kunjungan ke Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu. Peserta mendapatkan pengalaman nyata terkait proses pengamatan dan penyajian informasi cuaca penerbangan.

Selain itu, materi juga disampaikan oleh berbagai instansi, seperti:

  • UPBU Mutiara Sis Al-Jufri Palu, dengan materi Peran Bandar Udara Internasional Mutiara Sis Al-Jufri dalam mendukung keselamatan penerbangan;

  • LPPNPI Palu, dengan materi Informasi Meteorologi dalam Navigasi Penerbangan;

  • Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu dengan materi Layanan Informasi Meteorologi Penerbangan

Kegiatan ditutup dengan post-test dan sesi evaluasi untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta.

Melalui kegiatan ini, BMKG menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan informasi meteorologi penerbangan, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah.

Dengan terselenggaranya SLMP 2026 BMKG di Kota Palu, diharapkan seluruh peserta mampu memahami dan mengaplikasikan informasi cuaca secara optimal guna mendukung keselamatan, keteraturan, dan efisiensi operasional penerbangan di Indonesia.