
Palu, 28 April 2026 – Forum Daerah Aliran Sungai (FORDAS) Provinsi Sulawesi Tengah tengah bersiap memasuki babak baru dalam upaya pelestarian lingkungan. Menjelang berakhirnya masa bakti periode 2022-2026, forum ini menggelar rapat strategis untuk menyusun peta jalan dan struktur kepengurusan baru guna memastikan keberlanjutan visi Keterpaduan Ekologis: Menyatukan Hulu dan Hilir di Sulawesi Tengah.
Sejak dibentuk melalui SK Gubernur No. 614/193/DIS.HUT-G.ST/2022, FORDAS Sulteng telah mengalami transformasi signifikan. Jika sebelum tahun 2022 forum ini lebih banyak berfungsi sebagai wadah pertukaran informasi, kini FORDAS telah memantapkan diri sebagai lokomotif solusi dan penyedia mitigasi bencana. Selama periode ini Stasiun Pemantau Atmosfer Global Lore Lindu Bariri (BMKG) tergabung dalam Bidang Sistem Informasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Publikasi yang memiliki tugas selaras dalam menyiapkan peringatan dini kebencanaan di bidang hidrometeorologi.
Beberapa capaian kunci selama periode 2022-2026 meliputi:
- Implementasi Model Agroforestri: Inisiasi model Imbal Jasa Lingkungan (Payment for Ecosystem Services) bagi kelompok tani di hulu wilayah DAS Poso.
- Pemberdayaan Masyarakat: Pergeseran paradigma di mana masyarakat kini ditempatkan sebagai subjek aktif dalam menjaga stabilitas ekosistem, termasuk melalui kelompok tani hutan (KTH).
- Kemitraan Strategis: Mobilisasi sumber daya lintas sektor yang melibatkan akademisi, pemerintah, sektor swasta, hingga lembaga internasional.

Kegiatan FORDAS didorong oleh kondisi biofisik yang menantang di Sulawesi Tengah, seperti tingginya laju sedimentasi dan degradasi penutupan lahan di kawasan hulu. Melalui pemanfaatan teknologi, seperti penggunaan drone spasial dalam pemetaan pasca-bencana di Torue (2023), forum ini mampu menghasilkan data geometrik yang akurat untuk intervensi tata ruang yang presisi.
Selain itu, validitas akademis FORDAS telah diakui secara internasional, terbukti dengan presentasi riset mengenai erodibilitas tanah sebagai basis konservasi di 13th International Conference on Geotechnique, Construction Materials & Environment (Tsu, Jepang) pada November 2023.
Dalam pertemuan yang diselenggarakan pada 28 April 2026 di Best Western Plus Coco Palu, para pemangku kepentingan berkumpul untuk merumuskan draf SK kepengurusan periode 2026-2030. Agenda utama rapat ini meliputi evaluasi program kerja empat tahun terakhir serta penyelarasan kepentingan antar-wilayah dan antar-sektor dalam pengelolaan DAS terpadu.
Prof. Dr. Ir. Naharuddin, S.Pd., M.Si. IPM, selaku Ketua FORDAS Sulteng, menekankan pentingnya revitalisasi kelembagaan agar tetap adaptif terhadap tantangan dekade mendatang. Dengan sinergi yang kuat, FORDAS optimis dapat mengubah riset menjadi kebijakan publik berbasis bukti ilmiah yang dapat dieksekusi demi terwujudnya DAS yang lestari dan kesejahteraan masyarakat.