
Poso, 27 Juni 2026 – Tim peneliti melaksanakan kegiatan sampling laju infiltrasi sebagai bagian dari penelitian dalam Rumah Program Kekayaan Intelektual Hasil Riset dan Inovasi Kebencanaan dan Sumber Daya Kebumian. Kegiatan lapangan ini berlangsung pada 22–27 Juni 2026 di kawasan catchment area Danau Poso, Sulawesi Tengah.
Penelitian tersebut mengangkat judul "Dampak Variabilitas Hujan terhadap Rezim Hidrologi di Wilayah Khatulistiwa terhadap Ketersediaan Air Dalam Mendukung Pembangkit Listrik Tenaga Air di Daerah Aliran Sungai Poso Indonesia." Penelitian bertujuan untuk memahami pengaruh perubahan dan variabilitas curah hujan terhadap karakteristik hidrologi Daerah Aliran Sungai (DAS) Poso, khususnya dalam menjaga keberlanjutan ketersediaan air sebagai sumber energi bagi pembangkit listrik tenaga air (PLTA).
Kegiatan sampling laju infiltrasi dilakukan untuk memperoleh data karakteristik kemampuan tanah dalam menyerap air hujan. Data tersebut menjadi salah satu parameter penting dalam penyusunan dan kalibrasi Soil and Water Assessment Tool (SWAT), yaitu model hidrologi yang digunakan untuk mensimulasikan proses aliran air, infiltrasi, limpasan permukaan, serta neraca air pada suatu daerah aliran sungai.

Melalui pemodelan SWAT, peneliti dapat mengevaluasi dampak variabilitas iklim terhadap kondisi hidrologi DAS Poso serta memproyeksikan perubahan ketersediaan sumber daya air di masa mendatang. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar ilmiah dalam mendukung pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, mitigasi risiko hidrometeorologi, serta optimalisasi operasi pembangkit listrik tenaga air.
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi lintas lembaga yang melibatkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Institut Teknologi Bandung (ITB), serta mendapat dukungan dari PT Poso Energy sebagai mitra industri. Dari unsur BMKG, kegiatan ini diwakili oleh Solih Alfiandy, S.Tr., M.P., yang turut berpartisipasi dalam pelaksanaan pengambilan data lapangan serta mendukung penyediaan data meteorologi yang menjadi salah satu komponen penting dalam pengembangan model hidrologi penelitian.

Selain pengambilan data infiltrasi, tim juga melakukan observasi kondisi lapangan dan karakteristik tutupan lahan di beberapa titik pengamatan yang mewakili kondisi hidrologi di kawasan tangkapan air Danau Poso. Data yang diperoleh akan dipadukan dengan data meteorologi, hidrologi, dan karakteristik DAS untuk menghasilkan model yang lebih akurat dalam menggambarkan dinamika sistem hidrologi wilayah tersebut.
Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan sektor swasta dalam penelitian ini diharapkan mampu menghasilkan inovasi berbasis riset yang dapat mendukung pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan. Melalui hasil penelitian ini, diharapkan tersusun rekomendasi ilmiah yang dapat dimanfaatkan oleh para pemangku kepentingan dalam perencanaan pengelolaan Daerah Aliran Sungai Poso, peningkatan ketahanan sumber daya air, serta pengembangan strategi adaptasi terhadap dampak variabilitas iklim di Indonesia.